Beberapa momen yang perlu saya abadikan di sini.
Sedikit saja berkisah tentang mereka-mereka ini yang rasanya sudah begitu jauh saya gapai untuk memeluk. Sebenarnya saya yang semakin jauh dari mereka. Saya akui itu, dan saya sendiri merasakan itu sejak duduk di bangku kelas VIII. Saya yang perlahan menutup diri untuk bisa berbincang bersama mereka. Memilih lebih banyak berada di rumah......Mau berbicara tentang mereka terlalu banyak yang ingin saya ceritakan, tapi kiranya sedikit kata saja bisa tersampaikan ke relung hati mereka yang terdalam.
Saya sayang mereka, tanpa pernah tahu cara untuk menyuarakannya lewat tulisan. Saya malu sendiri kalau berbicara mengenai mereka lewat tulisan iniš¤£. Mohon ampun, kali ini saya berbicara lewat tulisan dulu, biar mau dibilang apa terserah, intinya rumah su tambah jauh ni, jadi ketemu juga pasti tambah jarang (malunya juga bisa tertutupi oleh jarak, š¤£š¤£)
--------------------------
Sekadar Nostalgia
Dulu kita pernah duduk bersama
Bercerita tentang harap-harap indah bahagia
Canda selalu terukir diantara kita
Ada janji yang mengikat jiwa
Dulu kita pernah mengukir kisah bersama
Saat masih dengan atribut sekolah baik pada masa TKK, maupun SD
Pergi dan pulang selalu bersama
Masih terekam dengan jelas, bagaimana tawa-tawa tulus kita tebar dengan menawan
Seperti anak-anak pada masanya, berbahagia tanpa ada beban pikiran
Entah apa yang akan kita lalui di ke esokkan harinya
Saya rindu masa-masa dahulu, saat semua terasa sangat dekat dan gampang untuk saya dekap
Saya rindu, pada masa-masa di saat saya merayakan ulang tahun dan melihat kajian sayang ikut merayakannya bersama
Saya rindu ketika zaman SD kita lopas pagi bersama
Terbangun cepat di pagi pada hari Selasa dan Jumat, bergegas pergi ke gereja
Pada masa-masa di mana saya yang masih malu-malu
Malu pada saat saya hanya bisa duduk jongkok di pojok ruangan, sedang makan berjoget ria di acara ulang tahun saya sendiri
Malu saat melakukan suntik pada waktu sehabis meneeima hasil lulus dari Taman Kanak-kanak
Malu pada saat pindah sekolah
Malu pada kisah cinta monyet zaman Sd
Malu pada diri sendiri yang mengasingkan diri dari keramaian
Ahh, saya rindu sekali...
Kita terlalu dekat untuk menjadi jauh seperti akhir-akhir ini
Atau mungkin saja, saya yang kaku untuk kembali mengakrabkan diri seperti sedia kala
Maaf untuk jarak yang sudah tercipta lebih dari 6 tahun ini
Maaf untuk diri yang tidak pernah berkisah tentang kalian
Saya terlalu kaku
Semoga terus erat tali persaudaraannya
Walau sekarang jarak yang dulunya jauh sudah semakin jauh karena rumah yang sudah berjauhan
Lebih tepatnya saya yang sudah semakin jauh, lagi dan lagi:)
Salam Sayang untuk Kalian Semua
Titip rindu dan peluk untuk Ema dan untun Bapa yang so lebih dulu kembali ke Pelukan Bapa di Surga ❤️š¤
-------------------
//TemanKecil
//TPI,Amagarapati-Larantuka
//Masih kurang Metrinš„ŗš
#GadisAksara_☕
Amagarapati, 17 Juni 2022
Tidak ada komentar:
Posting Komentar