Sabtu, 24 Desember 2022

Catatan di Satu Minggu Terakhir Menuju Januari


[ Catatan di Satu Minggu Terakhir Menuju Januari. ]
• • • 

Desember hampir selesai. Ia usai menghidangkan kisah pada manusia-manusia. Entah nanti mereka akan mengutuknya atas kepahitan yang dijalani, atau memilih memetik hikmah dari kepahitan-kepahitan yang terjadi. 

Desember tidak peduli. Sebagai waktu, ia hanya datang lalu usai dan berlalu. Membiarkan manusia mengisi kesan selama bertandang, memberikan pilihan untuk terus bercandu luka atau berlapang dada. 

Desember juga mengerti, tidak muda melewati tahun yang melelahkan hati. Ia tak akan marah jika mereka ingin ia cepat pergi. Ia hanya diam meski manusia itu mencaci maki. 

Dan aku... Sebagai manusia biasa, memilih menepi seraya merenung. Menjatuhkan titik pandang pada langit dan burung-burung. Aku mengajak hati bercengkrama perihal garis takdir yang mengejutkan, atau perihal rasa yang menyapa tanpa dugaan. 

"Dua belas bulan tualang bersama waktu, kurasa tak mungkin semua berisi pilu. Sekecil apapun itu, bahagia tetap ada. Entah apa yang mendominasinya; luka atau suka. Ia bergantung pada tanggap masing-masing manusia." 

Hati kecil menjawab begitu. Bagian lagi mencari balas atasnya. 

"Ya, bahagia akan selalu ada." 

Aku beralih pada kalender usang yang tergantung di sudut ruangan. Aku tersenyum sadar. Tidak ada yang salah atas pahit yang hadir, beberapa darinya datang karena perintah takdir. 

"Mereka mencaci tahun yang tak tahu apa-apa. Meski disalahkan sedemikian rupa, ia terus berputar sebagaimana mestinya. Bukankah lebih baik fokus pada bahagia? Setidaknya sebelum Desember pergi, kau mesti melupakan luka dari ingatanmu sendiri. Sebelum sampai di penghujung, isilah Desember dengan bahagia yang sempat urung. Jangan menunggu datang, kau yang harus mencari."

Aku tertegun dalam disadarkan oleh hati sendiri. Tetapi benar, harus bagiku menutup tahun dengan bahagia, melihat sisi positif selama itu bisa. Dengan itu, dua ribu dua puluh dua tak akan sepenuhnya berisi luka. 

°°°
#GadisAksara_☕

Kupang, 24 Desember 2022 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar