|•🦋•| Catatan Perempuan
Rasa-rasanya menyemangati diri sendiri sudah menjadi rutinitasku sehari-hari.
Beberapa orang memang terlahir gampang sedih, perasa, dan sensitif. Kamu juga tidak mengerti seberapa banyak sakit yang mereka sembunyikan di balik sebuah riang.Tidak ada yang betul-betul paham tentang sakit yang kita alami, selain diri sendiri. Orang-orang besar rasa penasarannya saja ketimbang rasa peduli dan memahami.
Semua orang punya luka, semua orang punya cerita yang membuatnya patah. Karna, tak semua kata bisa mewakili rasa.
Hati dan pikiran sedang bersinggungan, entah dimana titik temunya, tapi bibir memaksa untuk terlihat baik-baik saja. Kamu tidak sendirian, ada banyak orang yang sedang berusaha sembuh, meski berulang kali jatuh.Tak apa, pasti kita semua pernah merasakannya. Perasaan dimana ketika menyandingkan diri dengan banyak manusia yang hidupnya bergerak meninggalkan kita jauh dibelakang, dengan pencapaian-pencapaian yang tak dapat kita gapai dengan kedua tangan sendiri, dan tekanan-tekanan dari berbagai penjuru yang rasanya membuat kita meledak dan nihil seketika.
Hei, ini hanya sebuah fase, terkadang kita lupa bahwa manusia memiliki kapasitasnya masing-masing. Semua sudah punya porsinya masing-masing. Jadi, kamu berhak untuk merasa tidak baik-baik saja. Lupakan apa kata orang diluar sana. Mereka bukan tolak ukur tentang bagaimana kamu menjalani semuanya.
Karena nyatanya, menjadi tidak baik-baik saja adalah pengingat bahwa kamu juga manusia.
Aku harap siapapun memiliki setidaknya orang terpercaya yang bisa menjadi tempat berbagi keluh serta rahasia sampai kapanpun.
Aku harap siapapun memiliki kemampuan berempati, karena mereka hanya ingin di dengar, tapi selalu diabaikan, mereka hanya ingin dimengerti bukan dicaci dan dimaki.
Aku harap tak ada seorangpun yang merasakan sakitnya merasa sendiri, agar di bumi tidak merasaa jadi yang paling menderita lalu lupa defenisi syukur itu apa. Tak ada yang abadi senang ataupun sedih.
Ingat saja;
Jangan sampai satu kesusahan melupakanmu dari seribu kenikmatan.
Kubuat tulisan ini untuk menyemangati kamu. Rasanya mengganggu jika mengetahui kamu disana sedang tidak baik-baik saja. Anggap saja tulisan sederhana ini adalah temanmu yang paling mengerti, yang bisa membuatmu percaya bahwa di bumi, kamu tidak pernah sendiri.
Dan bila nanti kamu menyetujui dan mampu menerima, biarlah aku ganti satu bagian dalam tulisan ini menjadi; kamu hebat, kamu berharga, dan layak untuk bahagia dari arah yang tak disangka-sangka.
• • •
#GadisAksara_☕
Oktober, hari pertama 2024
Tidak ada komentar:
Posting Komentar