Senin, 20 September 2021

Lorong Bisu

Lorong bisu 


Di kening sastramu

Aku menidurkan pena 

Melumuri darah sastra di nadimu

Meretas tiap kata memaknai tiap rasa 


Mungkin aku terlampau rentan 

Menyinggahi pagi yang kau bahasakan 

Sedang aksara telah meliangi malam 

Dalam sunyi yang dada 


Di hening pada lorong yang bisu 

Keningmu adalah tempatku meramu kata 

Dongengkan tentang ilusi nanar netra oleh fatamorgana

Sedangkan bumi menyimpan kisahnya sempurna


Seteguk rindu terlampau sakral

Mengecupi tiap kosakata

Membenihi diksi dalam rahim sajak 

Di puitis bibirmu yang penuh dusta 


Tuan

Bolehkah aku bersanding bersama goresanmu 

Aku hanyalah debu tak bermakna 

Goresanku adalah goresan alam

Walau diri ini masih kelam 


//Pria Kuno dalam Sajak🍂


#GadisAksara_

#Genoveva 


Larantuka, 11 September 2021

Tidak ada komentar:

Posting Komentar