Lorong bisu
Di kening sastramu
Aku menidurkan pena
Melumuri darah sastra di nadimu
Meretas tiap kata memaknai tiap rasa
Mungkin aku terlampau rentan
Menyinggahi pagi yang kau bahasakan
Sedang aksara telah meliangi malam
Dalam sunyi yang dada
Di hening pada lorong yang bisu
Keningmu adalah tempatku meramu kata
Dongengkan tentang ilusi nanar netra oleh fatamorgana
Sedangkan bumi menyimpan kisahnya sempurna
Seteguk rindu terlampau sakral
Mengecupi tiap kosakata
Membenihi diksi dalam rahim sajak
Di puitis bibirmu yang penuh dusta
Tuan
Bolehkah aku bersanding bersama goresanmu
Aku hanyalah debu tak bermakna
Goresanku adalah goresan alam
Walau diri ini masih kelam
//Pria Kuno dalam Sajak🍂
#GadisAksara_
#Genoveva
Larantuka, 11 September 2021
Tidak ada komentar:
Posting Komentar