Senin, 29 Agustus 2022

Catatan Perempuan


|🦋| Catatan Perempuan 

Kesendirian mengajarkanku dalam hidup; segala sesuatu hanyalah sementara, yang menjadi kekasihmu mungkin akan menjadi mantan kekasihmu, yang menjadi teman dekatmu akan menjadi teman dekat orang lain. Orang tua dan keluarga akan terpisah oleh usia. Kembali, siapa yang tahu. Setiap perubahan harus diterima dan disyukuri. Karena kehilangan adalah bagian dari perubahan. Perubahan adalah hal yang mutlak terjadi jika ingin terus berjalan dan berkembang.

Aku telah berkali-kali kehilangan sosok-sosok dalam hidupku. Sehingga siapa pun yang datang aku sambut, siapa pun yang pergi aku bebaskan. Karena hidupku adalah rumah,
aku adalah tuan, sisanya adalah tamu yang tak bisa aku paksa tinggal. Sebab tak selamanya tunggu berujung temu, adakalanya patah datang bertamu.

Ada yang pernah bilang;
Kalau indahnya hidup itu bukanlah tentang apa yang kita alami, tetapi tentang bagaimana cara kita melihat apa yang kita alami.Tapi harapku meyakini, semoga aku dipertemukan dengan seseorang yang tak menjadikan rupa sebagai tolak ukur dari cintanya.

Tuhan Maha tau siapa kamu, aku, mereka atau pun kita. Jadi, apapun yang sedang kamu hadapi saat ini; aku berharap semoga hatimu lekas tenang, jiwamu pun segera tentram, Aamiin.

Dan, aku akan tetap menjadi aku; tidak perduli seberapa banyak manusia yang berkicau suka maupun tidak.Tidak perduli bertopang atau berdiri sendiri. Balik lagi, teman terbaik ya diri sendiri. Kamu boleh kehilangan semua hal, orang, jabatan, materi, asal jangan dirimu sendiri.

Aku menulis bukan untuk mendapat apresiasi, adakalanya aku mendapat kelegaan hati dalam menulis. Segala rasa kuhamparkan dalam setiap bait tulisan, yang kusebut puisi tak 'bertuan'.

Mungkin benar penulis adalah jiwa jiwa kesepian, mungkin juga tidak. sekian.
Untuk siapa pun yang membaca ini; kalian berharga dan layak untuk bahagia.

—🌿🕊️
#GadisAksara_☕

Tidak ada komentar:

Posting Komentar