Selasa, 17 Juni 2025

tanpa judul—kaku


|•🦋•| Catatan Perempuan 

Saya menderita karena pikiran bahwa saya membiarkannya sendirian. Saya membiarkannya berdiri di atas dunia di mana dia tidak punya ruang bercerita. Saya membiarkannya tinggal di antara kekalutan yang mungkin sulit dia atasi. Saya membiarkannya dan dia membiarkan saya.

Saya tidak hanya menolak menepati janji yang pernah saya dan dia rangkai. Saya bahkan tidak lagi menepati janji untuk membersamainya. Saya lupakan janji-janji karena saya memilih melarikan diri. Saya kesakitan dan ketakutan setengah mati. Sebab saya merasa, pengharapan dalam cinta saya sudah mulai salah.

Kendati demikian, saya tidak menyesal. Lebih tepatnya, saya tidak ingin menyesal. Saya berlari demi menyelamatkan diri yang mungkin saja masih tersisa sedikit saja untuk diselamatkan. Saya tidak ingin sakit sendirian.

Namun, saya tetap menderita dalam ketakutan, bahwa saya memang membiarkannya sendirian. Setidaknya, mungkin karena saya pernah ingin menghapus dukanya, sekalipun tak mampu ciptakan bahagia baginya. Sebab saya paham betul, bahagia itu tidak pernah ada dalam diri saya.

Dan, barangkali benar, bahwa saya juga adalah salah satu hal yang keberadaannya dia syukuri. Walau keras saya sangkal karena saya ingin menyelamatkan diri.

Kini bagi saya, doa saya untuk kebahagiaannya masih sama, tetapi saya tambahkan ruang doa untuk kesembuhan saya juga.

• • • 
#GadisAksara_☕ 

Juni, 2025

Senin, 16 Juni 2025

Rindu Adalah Nihil




|•🦋•| Catatan Perempuan; Rindu Adalah Nihil

Saya pernah ditanyai, sekiranya dari banyak hal yang terjadi apa yang paling saya rindui. Seketika jarum jam seolah bisu, bibir menjadi kelu, waktu seakan berhenti saat itu juga. lalu saya bermonolog, apakah memang ada sesuatu yang saya rindui. Bukankah apa-apa yang terjadi hanya menjadi debu memori, hal-hal yang dilalui itu bersifat abadi, serta waktu yang terlewat adalah sejauh-jauhnya tempat. Tak bisa dikunjungi atau bahkan untuk diulang kembali.

Malam itu menjadi hening, siklus kerja otak kanan kiri bergeming. Kebetulan, bersama dengan itu hujan turun, kalau tidak salah sekitar tengah malam bertepatan pergantian hari. Saya berasumsi jikalau sebuah rindu itu hal egois atas apa-apa yang hilang atau mungkin saja bentuk perlawanan diri karena kenyataan yang sedang dinaungi. Tidak ada jenis rindu yang menyenangkan, semua hanya sugesti dari apa yang tidak bisa didapatkan.

Yang sudah, sudah berlalu. Tak perlu ada yang disesali. Saya yang sekarang adalah bagian dari proses, juga hasil dari yang sempat saya tanam, mungkin juga hari ini dan hari yang akan datang adalah penghakiman atas semua kelalaian dahulu. semua luka lara yang diderita, bagi saya mungkin saja itu adalah penebusan dosa.

Hidup saya lahir dari banyak kesalahan yang berujung penyesalan, terlalu keras pada diri sendiri misalnya. Dalam umur yang terus berjalan, rasanya saya tak perlu lagi memikirkan hal-hal yang bersifat nihil. Saya akan menikmati hidup seolah akan hidup selamanya, saya juga akan tunduk seolah akan mati hari ini.

[Rindu adalah nihil, oleh gn<3va 🕊️]

• • • 

#GadisAksara_☕ 

Juni, hari keenam belas 2025

Sabtu, 07 Juni 2025

|•🦋•| Lagi, kita tumbuh, lagi 🥰🌹


|•🦋•| Catatan Perempuan 

Ini adalah perayaan ke 22 tahun di tanggal 7 Juni. Aku berharap ratusan bahkan ribuan kebaikan tak pernah lari darimu. Terus menjadi yang baik, terus bertemu dengan orang baik, dan terus berada di tengah lingkungan baik.

Setiap hari adalah perjalanan yang tidak mudah. Meski begitu, semoga kaki kecilmu tidak pernah gentar sekalipun pijakanmu bergoyang. Kalaupun suatu saat tanah itu runtuh, kepakkan saja sayapmu dan terbang sebebas mungkin.

Semoga cinta untuk dirimu lebih banyak daripada untuk orang lain. Semoga kamu paham bahwa kamu pantas dicintai dan mencintai. Semoga setiap kesempatanmu dipenuhi bahagia atas keputusan-keputusan yang akan datang, dan tak ikut serta penyesalan di dalamnya.

Rasa kalah dan salah memang kadang kala banyak di rongga dada, di sudut kepala, tetapi kamu perlu bangga sudah ada di suatu titik yang kamu raih. Ingat lagi, setiap hari tidak pernah mudah, tetapi kamu selalu kuat menghadapinya. Dan akan terus mampu melakukannya.

(Selamat merayakan usia, Genoveva yang masih terus (mencoba) bertahan. Hati dengan kelapangan, sabar penuh keluasan. Kita sudah hebat. Kita sudah kuat🌹🥰🤗)

• • • 

#GadisAksara_☕ 

Juni, hari ketujuh 2025