Minggu, 24 April 2022


Pada halaman kesekian namamu selalu menjadi objek tulisan. Aku pasti mati, tapi puisiku bersamamu abadi. 

Matamu ; lebih sepi dari kota-kota mati yang pernah kujelajahi 

Namamu ; cerita indah yang pernah kusudahi 


Ahh basi

Begitu yang kutulis kala itu

Ketika kau pamit tanpa permisi 

Maka puisi adalah obat patah hati yang paling kunikmati. 


//Pria Kuno dalam Sajak🍂

#GadisAksara_☕


Kota Kasih, 23 April 2022


Tidak ada komentar:

Posting Komentar