Sabtu, 31 Desember 2022

Catatan Akhir Tahun


|•🦋•| Catatan Perempuan 

2022 adalah narasi panjang yang dipaksa usai. Cerita-cerita penuh rasa yang tak terasa telah selesai. Kata Tamat kutulis pada larik paling akhir. Tanda Titik kububuhkan pada kalimat terakhir. 

Ada banyak tawa yang tersemat pada 2022 penuh kesan. Ada samudera tenang yang meneggelamkanku pada euforia kebahagiaan. Tuhan memberiku kesempatan menggapai banyak pencapaian. Harap-harap yang terus kulantunkan telah berakhir pada pelukan meski ada yang tak sempat kupeluk dengan nyata. 

Ada banyak air mata yang membasahi buku kisah kehidupan. Memburamkan gurat tinta yang menuliskan narasi berbau kesedihan. Ada kegagalan yang memadamkan bara api perjuangan. Kekecewaan menjadi badai paling dahsyat yang menghancurkan harapan. 

Aku menaruh seribu pelajaran yang kutuai ke kotak ingatan. Aku menutup 2022 dengan hati lapang penuh penerimaan, juga kalimat Syukur yang kuungkapkan pada Tuhan. Narasi-narasi baru kan kutulis lagi di lembaran baru tahun depan (esok), berawal dengan doa-doa baik yang terus kupanjatkan. 

[Terima kasih yaa, 2022. Untuk semua orang yang saya jumpai di tahun ini, banyak maaf dan terima kasih, semoga di tahun yang baru kita masih bisa sama-sama memeluk hangat atas temu-temu yang kita ramu pada tahun ini... Selamat Menyongsong Tahun Baru 2023:] 

• • •
#GadisAksara_☕

Kupang, 31 Desember 2022 

Selasa, 27 Desember 2022

Catatan Perempuan; Tentang Manjanya Pria


|•🦋•| Catatan Perempuan; tentang pria 

Para pria dewasa yang merindukan manja, sekedar tidur dalam pangku ibu atau digelitik ayahnya. Terlalu sibuk membangun citra diri juga mencari jati diri sampai terlupa bahwa sifat kanaknya masih tertinggal disuatu tempat dalam hati mereka, hingga mereka menemukan seseorang yang membangunkan lalu tanpa sadar bermanja sangat keterlaluan meski tak layak jika dilihat mereka menaruh harap pada pujian ingin dibuai-buai dan cari perhatian, terkadang wanita melupa bahwa pasangannya adalah manusia terlalu berpatok pada kata "pria" yang terbangun kuat lagi bijaksana, mengayomi, dan pengaman diri. Terkadang wanita lupa memanja barang sekali memuji dan mengusap kepala, pria juga suka bukan kita saja. Cobala sekali dudukan dia dipangkumu sembari berkata "sayang kamu paling tampan dijagat raya. Dimataku kau segalanya, aku selalu mencintaimu sebegininya."
[Manjanya pria, oleh Genoveva]

__GA🥀

Kupang, 27 Desember 2022

Nb: sumber gambar_Pinterest 

Minggu, 25 Desember 2022

Catatan Untuk Tuan (Kepada Tuan)


Kepada Tuan 

Mencintaimu akan menjadi sejarah paling indah yang kutulis rapi dalam lembaran memori. Membiarkannya usang setelah kutaruh dalam kotak ingatan yang kukuh terkunci. Ia akan mengabadi menjadi kenangan istimewa yang mengakar dalam sanubari. Kisah manis tak akan terlupa sampai tua nanti. 

Mencintaimu akan menjadi pelajaran paling menyenangkan. Jatuh-bangun kita yang dulu menyakitkan, kelak akan terasa mengesankan. Harapan dan doa kala itu terasa mendamaikan tiap kali berlomba menembus awan. Lalu, kepasrahan kita setelahnya adalah bukti nyata kepatuhan kita pada kehendak Tuhan.

Mencintaimu akan menjadi lukisan yang perlu kusemayamkan dalam museum hati. Memastikannya terjaga dengan baik meski agak tersembunyi. Sesekali aku datang untuk mengenang dan membaurkan diri, pada aroma cinta sejati juga lukisan-lukisan penuh arti. 

Mencintaimu akan menjadi topik perbincangan buku-buku usang perpustakaan ingatan. Debu-debu di atas buku dengan ikhlas beterbangan kala jemariku membersihkan. Sesekali kubuka lembar-lembar penuh kenangan. Tiap paragrafnya menceritakan perihal cinta dan perjuangan. 

Tidak penting kita berakhir sebagai apa. Yang utama adalah bagaimana perjuangan kita menyatukan rasa tanpa berdosa. Biar kenang itu akan terus kubawa mengembara. Dijadikan cerita berharga hingga tuannya lenyap dari dunia.

• • • 
#GadisAksara_☕

Kupang, 25 Desember 2022

🦋Dear Aku; [Dari Aku untuk Aku:]🦋


Dear Aku,

Seumpama kau terjebak pada malam-malam muram tanpa teman, ketahuilah bahwa kau tak pernah benar-benar sendirian. Aku akan menjadi orang yang pertama menyemangatimu lewat bayangan cermin, menepuk bahumu, mengusap air matamu, dan meyakinkanmu bahwa semuanya akan baik-baik saja.  

Aku akan menjadi orang yang pertama menemukan alasan tentang kenapa kau harus bangkit, menjadi yang pertama membantumu melawan rasa sakit. Sebab barangkali, tak ada orang yang akan membantumu selain aku. 

Aku memutuskan untuk menerima segala ketidaksempurnaan yang dulu seringkali kau permasalahkan. Menolaknya tak akan mengubah apa pun, hanya membuatmu semakin terluka. Barangkali pula, tak ada orang yang akan menerima ketidaksempurnaanmu setulus aku. 

Biar kuperjelas, aku tak akan pernah meninggalkanmu sendirian. Bahkan bila orang-orang yang kau sayangi justru tak peduli sama sekali, maka aku akan menjadi orang yang paling peduli, paling memahami, dan paling mengerti. 

Biar kutekankan sekali lagi, aku mencintaimu dan kau tak akan pernah kehilangan aku.

[Dari aku untuk aku:]

#GadisAksara_☕

Kupang, 25 Desember 2022

Sabtu, 24 Desember 2022

Catatan di Satu Minggu Terakhir Menuju Januari


[ Catatan di Satu Minggu Terakhir Menuju Januari. ]
• • • 

Desember hampir selesai. Ia usai menghidangkan kisah pada manusia-manusia. Entah nanti mereka akan mengutuknya atas kepahitan yang dijalani, atau memilih memetik hikmah dari kepahitan-kepahitan yang terjadi. 

Desember tidak peduli. Sebagai waktu, ia hanya datang lalu usai dan berlalu. Membiarkan manusia mengisi kesan selama bertandang, memberikan pilihan untuk terus bercandu luka atau berlapang dada. 

Desember juga mengerti, tidak muda melewati tahun yang melelahkan hati. Ia tak akan marah jika mereka ingin ia cepat pergi. Ia hanya diam meski manusia itu mencaci maki. 

Dan aku... Sebagai manusia biasa, memilih menepi seraya merenung. Menjatuhkan titik pandang pada langit dan burung-burung. Aku mengajak hati bercengkrama perihal garis takdir yang mengejutkan, atau perihal rasa yang menyapa tanpa dugaan. 

"Dua belas bulan tualang bersama waktu, kurasa tak mungkin semua berisi pilu. Sekecil apapun itu, bahagia tetap ada. Entah apa yang mendominasinya; luka atau suka. Ia bergantung pada tanggap masing-masing manusia." 

Hati kecil menjawab begitu. Bagian lagi mencari balas atasnya. 

"Ya, bahagia akan selalu ada." 

Aku beralih pada kalender usang yang tergantung di sudut ruangan. Aku tersenyum sadar. Tidak ada yang salah atas pahit yang hadir, beberapa darinya datang karena perintah takdir. 

"Mereka mencaci tahun yang tak tahu apa-apa. Meski disalahkan sedemikian rupa, ia terus berputar sebagaimana mestinya. Bukankah lebih baik fokus pada bahagia? Setidaknya sebelum Desember pergi, kau mesti melupakan luka dari ingatanmu sendiri. Sebelum sampai di penghujung, isilah Desember dengan bahagia yang sempat urung. Jangan menunggu datang, kau yang harus mencari."

Aku tertegun dalam disadarkan oleh hati sendiri. Tetapi benar, harus bagiku menutup tahun dengan bahagia, melihat sisi positif selama itu bisa. Dengan itu, dua ribu dua puluh dua tak akan sepenuhnya berisi luka. 

°°°
#GadisAksara_☕

Kupang, 24 Desember 2022 

Minggu, 18 Desember 2022

Happy 1st Anniversary BIOPSY'21 🌱🌹


KITA KUAT KARENA KITA SATU
(Special for its first birthday 'biopsy'21')

Gumpalan awan itu seolah berkisah tentang kita 
Langit nan biru adalah suasana bahagia dan ceria kita 
Sementara, hujan deras itu bagai air mata 
Sedangkan mentari yang cerah menjadi wajah kita semua 

Warna warni pelangi seolah jalan warna perjalanan kita 
Sebagai penanda hujan reda 
Kala perbedaan, perselisihan
Berubah menjadi keindahan 

Langit menjadi beribu bahasa 
Kadang menyangkal, kadang mengiyakan 
Kadang menyedihkan, kadang menggembirakan 
Itupun tak bisa lagi kita sangkal 

Dunia memang begitu adanya 
Pun tentang persahabatan dan kekeluargaan 
Namun, kita tetap bersama 
Sebagai kawan, bahkan saudara 
Dalam satu rahim cinta yang melingkupi 
Yakni Pendidikan Biologi 

Ini bukan perihal satu tahun 
Melainkam perihal jatuh bangun 
Meredam banyak ego dan menjadi satu dalam BIOPSY

"Kita Kuat Karena Kita Satu"

SELAMAT MERAYAKAN USIA PERTAMANYA BIOPSY'21 🎉🥳🔥 [18/12/2021--18/12/2022]

Tumbuh subur semua hal-hal baik 🌱. Tetap jadi rumah yang nyaman dan tempat berpulang yang tidak meninggalkan🌹🥰♥️

(Semakin di depan, walaupun di hati masih ada si masa lalu🤧🤣)
•••
Kupang, 18 Desember 2022

Selasa, 06 Desember 2022

Saya Berhenti


|•🦋•| Catatan Perempuan 

"Serius kau berhenti?" 

"Iya."

"Kenapa? Katanya kau mencintai pemuda itu." 

"Aku tidak bisa bertahan pada rumah yang hampir rubuh, Chaa."

"Hei, mungkin dia hanya butuh waktu, jeda. Sedikit jeda." 

"Tidak. Jeda menurutku adalah selesai. Jika ia kembali hanya ada dua kemungkinan. Dia sedang bosan dengan wanita barunya, atau dia baru menyesal bahwa wanita barunya tidak serupa aku. Kau harus tau, Chaa. Tidak akan ada lelaki yang cukup dengan satu wanita. Guruku bahkan pernah mengakui itu secara terang-terangan di depan mataku. Sayangnya aku dungu ketika jatuh cinta. Mana bisa? Mana bisa kau bertahan seperti manusia bodoh ketika kau bahkan sudah diusir keluar. Aku tidak mau menjadi Gila yang bahkan tidak digilai kekasihnya. Aku tidak mau gila sendirian."

"Tapi kau bilang kau mencintainya." 

"Ya aku memang sungguh mencintainya, maka kulepaskan ia. Mana bisa aku melihat kekasihku dalam ketidaknyamanan? Denganku adalah belenggu. Denganku adalah usik yang menyebalkan. Denganku adalah ramai. Denganku adalah musibah. Denganku adalah hari-hari yang membuatnya tidak merasa menjadi dia. Denganku adalah patahan sayap yang seharusnya ia kepakkan ke atas sana. Bagaimana bisa aku terus memaksa, sedangkan aku saja tidak suka dipaksa-paksa. 

Dia punya kaki, Chaa. Punya tangan, punya perasaan. Dia bebas kemanapun. Bahkan mencintai apapun atau membenci hal-hal yang semula ia gilai. Aku tidak pernah ingin menjadi penjara bagi hidup orang yang aku tidak ada kontribusi di dalamnya. Kucukupkan, Chaa. Kucukupkan. Aku bisa memilih pemuda manapun yang juga mencintaiku. Tetapi aku tidak akan bisa bersama dengan pemuda yang bahkan susah tidak menginginkan aku ada diradiusnya." Gadis itu menunduk. Bersimpuh. Matanya berlinang tapi bening itu tidak jatuh. Ia lemah tetapi harus tegar. Ini hanya masalah waktu. Ini hanya masalah penerimaan. Ya, tidak apa, semoga. 

"Takdir selalu membuat manusia bertekuk lutut, Chaa. Bagiku hilang bukan bosan. Hilang artinya ia mau menyudahi semuanya. Maka kuiyakan " 

[Yaa, begitulah singkat percakapan dengan teman saya semalam... Malam yang bodoh, bukan?]

🕊️• • •
#GadisAksara_☕

Penfui, 06 Desember 2022

Jumat, 02 Desember 2022

Kita Semua Bisa. Yakinlah!


|•🦋•| Catatan Perempuan 

Hidup baru akan terus berlanjut, melangkah membawa harapan baru. Melihat ke depan dengan penuh pengharapan, layaknya kupu-kupu yang berproses. Berawal dari kesakitan lalu berubah menjadi kupu-kupu yang indah hingga bisa terbang tinggi pergi kemanapun dia mau. 

Mulailah berjalan ke arah yang lebih baik, mengikuti dimana arah cahaya itu berada, dan menjalani hatiku dengan lebih berwarna. Berusaha terus nengiktakan diri sendiri, bahwa "Kamu berharga untuk dirimu sendiri, jadi teruslah mencintai dirimu sendiri sambil melangkah ke depan dengan penuh kebahagiaan dan rasa syukur." 

Proses yang sangat aku hargai hari demi hari. Bersyukur bisa tiba dititik, dimana sangat sulit untuk mencapai diriku sendiri. Hal itu tidak lepas dari orang-orang di sekitarku yang terus mendukungku dan menyayangiku. 

Berdamai dengan masa lalu menjadi point' penting dalam hidupku, dimana aku akan keluar dari zona itu. Mengubur dalam-salan kisah itu, meskipun terkadang rasa trauma itu masih membayangiku. Hidup berdampingan dengan masa lalu tidaklah muda, butuh keberanian untuk melangkah keluar. Sekarang aku sudah percaya diri, maka dari itu aku sudah berani melangkah keluar dari zona ketidaknyamanan itu. 

"Teruslah bertahan untuk dirimu sendiri dan juga orang-orang disekitarmu yang peduli denganmu. Karena terkadang, kamu pun menjadi alasan untuk mereka agar tetap hidup. Jadi kalau aku bisa, kamu pun juga pasti bisa.." 

[Kita semua bisa. Yakinlah!]

🕊️• • • 
#GadisAksara_☕ 

23👑🎂— Renungan & Refleksi 🌹🤎🦋

|•🦋•| Catatan Perempuan; Renungan dan Refleksi Panjang untuk Usia yang Baru Hari ini aku berulang tahun ke-23.   Hari ini Gerej...