Puan pecandu Sunyi Penata Diksi Dalam Rengkuh Semesta Tuli //PriaKunodalamSajak๐ #GadisAksara_ #PuanKata
Senin, 22 September 2025
phi~ฯ
Kamis, 11 September 2025
๐ฆ
|•๐ฆ•| Catatan Perempuan; LUKA YANG TAK KUNJUNG SEMBUH, SEBAB TERAMAT KUSEMBAH
kadangkala, aku merasa menjadi manusia paling tidak berdaya; menyapa tiap insan dengan tanya paling rancu sedunia
"siapa manusia yang mampu mencintai, mengasihi, dan mengisi lubang di hati?"
suaraku barangkali hanya sapuan angin pada gedung pencakar langit yang dingin nan tinggi, sebab tak pernah kutemui satu mulut pun menyahut dengan salut
..
barangkali, di dunia ini aku adalah satu-satunya penyembah luka; gadis rapuh yang memegangi lubang di dadaNya—berjalan tanpa arah tujuan, menawarkan kesepakatan perihal kasih dan sayang yang hilang
barangkali di dunia ini, yang paling fasih tertawa adalah sisi gelap dari duka yang ditimbun dalam dada tiap pemilikNya
..
siapa gerangan yang mampu mengisi lubang di dadaku, Ma? menyulamnya dengan benang kasih, merajut tiap kesepiannya yang pahit
siapa gerangan yang mampu mengisi lubang di dadaku, Ma? sedang di sana teramat sesak oleh kenangan
siapa gerangan yang mampu, mengisi lubang di hatiku, Ma? jika luka ini teramat kusembah dan puja, terawat perlahan meski cukup sia-sia
• • •
#GadisAksara_☕
2025
23๐๐— Renungan & Refleksi ๐น๐ค๐ฆ
|•๐ฆ•| Catatan Perempuan; Renungan dan Refleksi Panjang untuk Usia yang Baru Hari ini aku berulang tahun ke-23. Hari ini Gerej...
-
|•๐ฆ•| Catatan Perempuan The Pyre and The Flames That Burn the Truth Wanita Berwajah Duka bersimpuh di tengah gigil yang mengg...
-
|•๐ฆ•| Catatan Perempuan Menara Puing I — Ratapan Berapa lama, ya Tuhan, harus kupanggil Engkau, sedang kota merintih di sela ...
-
Ilustrasi oleh: Piper Colton, Fallen Angel |•๐ฆ•| Catatan Perempuan; Prosa liris kontemplatif ~Sang Terang~ Demi cahaya yang m...