|•🦋•| Catatan Perempuan; Bunga
Hidupnya berjalan begitu biasa—tak istimewa. Selalu digambarkan sempurna, justru kebalikannya. Mengisi dengan cerita yang paling berwarna. Paling menyenangkan. Paling penuh tawa.
Terlahir jadi pemeran menyesatkan di kehidupannya sendiri. Karakter serupa potret sebagian besar manusia di dunia nyata, manusia amnesia yang terlampau amatir, yang sering kalah dan mengalah.
Sejatinya saya adalah bunga, memberi nektar secara sukarela pada tiap-tiap kupu-kupu yang hinggap meskipun pada akhirnya hirap.
Sebab bunga adalah rupa, hanya memberi dan menyita. tidak diperuntukkan untuk dipahami, dimiliki pun sebatas pemberi.
Jikapun terbesit niat memiliki bunga, jangan memetiknya, dia bisa mati. Jangan menggenggamnya terlalu erat, dia bisa rusak. Bunga butuh sentuhan magis, bercampur senyum manis. Nyanyikan padanya sebuah lagu musim semi, supaya dia terus berseri.
Teruslah bertahan untuk dirimu sendiri dan juga orang-orang disekitarmu yang peduli denganmu. Karena terkadang, kamu pun menjadi alasan untuk mereka agar tetap hidup. Selayaknya Bunga, kamu ada untuk dipandang indah oleh semua mata.
• • •
#GadisAksara_☕
April, 2026