Minggu, 28 Mei 2023

Saat Terakhir


|•๐Ÿฆ‹•| Catatan Perempuan

Apa yang tersisa dariku akan memudar dan hatimu akhirnya akan bebas, akan menjadi benih yang dari mereka akan tumbuh rimbun kemuning, pun mawar pun hamparan rerumputan.

Angin akan bergoyang bersama mereka karena mendengar semua lagu yang dinyanyikan oleh seorang ibu untuk bayinya, ketika menceritakan kisah-kisahnya tentangku dan bagaimana aku pernah menjadi hebat.

Kenanganku akan tersisa dalam barisan sajak yang telah kutulis untuk seseorang yang tinggal jauh di sana, pun dalam larik-larik prosa yang semungkin bisa dibaca.

Waktu tidak akan habis, kenangan kita yang perlahan memudar di gurun waktu di dalam jam dinding dan di dalam setiap angka di tiap lembar kalender. Kenanganlah yang membuat kita hidup, dan kitalah yang membunuh seseorang dengan melupakannya.

Mungkin waktu telah membuatku menyembuhkan luka di masa lalu ketika kita saling melupakan atau diriku sendiri yang pikun. Mungkin itu bukan penyakit, mungkin itu obat dari kebencian yang kumiliki hingga ingatanku mati.

Tapi sebelum aku melupakan semua tentangmu, atau sebelum aku melupakan diriku, aku ingin mengingat apa yang membuatku pernah begitu hidup. Aku mungkin akan segera melupakan semua tentang kita, tetapi biarlah aku terkubur di dalam hatimu, di sana ..., tanamlah bunga di atas kuburku sebagai tanda matinya kenangku sepenuhnya.

Di awal waktu, duduklah di samping pusaraku, dan bacakanlah kepadaku puisi-puisi kerinduan, nyanyikan lagu "Rindu" dan aku 'kan menari bersamamu dengan semilir angin saat kau mengenang saat terakhir kali aku menggenggam tanganmu.

• • •
//Pria Kuno dalam Sajak ๐Ÿ‚
#GadisAksara_☕

Kupang, 28 Mei 2023

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

23๐Ÿ‘‘๐ŸŽ‚— Renungan & Refleksi ๐ŸŒน๐ŸคŽ๐Ÿฆ‹

|•๐Ÿฆ‹•| Catatan Perempuan; Renungan dan Refleksi Panjang untuk Usia yang Baru Hari ini aku berulang tahun ke-23.   Hari ini Gerej...