Rabu, 11 Mei 2022

Singkat Kata-Nya


Sajak menggantung di kepalaku seperti jemuran kata-kata yang tersiangi bintang dan membiarkan kaki-kaki mekar berjalan, dituntun hangatnya tangan 

Kata Ayah, "Dia tumbuh bersamaku"

Lalu sajak minggat dari kepalaku, seperti cucian rasa-rasa lampau yang sudah kering terperas. Tapi, kuberikan satu anggukan akhir sampai mereka terbawa angin, hilang.  susuli bintang, seiring rasa mengerut, 
seiring nisbi mengerucut, 
seiring aku kembali kuncup 

Kata Ayah, "Dewasa memang teka-teki"

//Pria Kuno dalam Sajak🍂
#GadisAksara_☕

[Bumi, 11 Mei 2022; sepenggal ingatan kala sempat berbincang singkat dengannya pada petang menjemput rembulan:] 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

23👑🎂— Renungan & Refleksi 🌹🤎🦋

|•🦋•| Catatan Perempuan; Renungan dan Refleksi Panjang untuk Usia yang Baru Hari ini aku berulang tahun ke-23.   Hari ini Gerej...