November, ini adalah lembar terakhirmu. Terima kasih untuk segala hal baik yang sudah kamu suguh. Untuk segala hal buruk, aku tidak akan membawanya bersamaku. Tidak apa, 'kan? Kalau ia kutinggal bersamamu?
Aku tidak akan lupa, November, pada tawa yang berdengung di jantungmu. Juga pada senyum yang menari indah di pelataranmu. Namun, November, aku juga tidak bisa lupa pada luka di tubuhmu. Maaf, ya, hal buruk itu turut andil denganmu.
November, tidak apa, 'kan, kalau aku menganggap bahwa kamu tidak lebih baik dari yang lalu? Sebab kamu juga turut andil dalam menambah gurat pilu di kalenderku. November, saat itu di rumahmu aku hampir menyerah, lelahku hampir menuju kalah. Itu sebabnya, tidak apa, 'kan, kalau aku sedikit kecewa?
Ini masih untukmu, November. Kuharap kamu bersedia menampung lukaku, ya, sebab aku tidak ingin mengotori Desember. Ia masih suci, Masih penuh sorak-sorai akan kerinduan pulang. Masih butuh banyak pelukan hangat di rumah rindu. November, harap-harapku masih murni. Cacat yang kuperoleh darimu, November, tidak ingin kubawa sampai ke Desember.
November, ini adalah lembar terakhirmu. Jangan khawatir, November akan kututup dengan senyum yang menggantung di bibirku.
[Penghujung November—gn<3va๐️]
• • •
#GadisAksara_☕
Akhir—November, 2023