Senin, 18 April 2022

Rindu Yang Tak Pernah Sampai

Kusentuh wajahmu melalui doa-doa malamku

Kutitipkan rindu melalui redupan bintang 

Sesering kali rindu seperti kunang-kunang yang setia dalam keheningan malam 

Yang masih duduk manis dibalik tanaman tanpa dekapan

Menggigil beku dan bisu 

Seolah rindu tak pernah sampai padamu 


Maka, ketika pagi menyapaku melalui mendung 

Aku masih tetap menyimpan doa-doa malamku dalam setiap rintiknya 

Tak ku hiraukan berapa banyak rintikan itu jatuh dan mengalir 

Namun tak sampai padamu 


Ketika malam kembali menyapaku melalui redupan bintang 

Kutitipkan lagi rindu dan masih saja kunang-kunang menanti dibalik celah tanaman yang menggigil beku dan bisu 

Dan masih saja rindu itu dalam sunyi yang tak pernah sampai padamu. 


//Pria Kuno dalam Sajak πŸ‚

#GadisAksara_☕


Penfui, 18 April 2022


5 komentar:

  1. 😩 Seperti kisahku
    πŸ‘πŸ‘πŸ‘ Kereeennnn Nov

    BalasHapus
    Balasan
    1. Waahh ternyata masih ada banyak yg merasakan hal yang sama😌. Tetap semangat kak, tenang Tuhan sudah punya rencana yg lebih indah . Semoga tersampaikan ke dia suatu saat nanti πŸ€—

      Hapus
  2. Balasan
    1. Ehehehe,lebih asekk lagi kali rindu itu tersampaikan pada dia kak 🀭😁

      Hapus

23πŸ‘‘πŸŽ‚— Renungan & Refleksi πŸŒΉπŸ€ŽπŸ¦‹

|•πŸ¦‹•| Catatan Perempuan; Renungan dan Refleksi Panjang untuk Usia yang Baru Hari ini aku berulang tahun ke-23.   Hari ini Gerej...