Rabu, 09 November 2022

Menelusuri Diri


|•🦋•| Catatan Perempuan 

Menelusuri Diri

Hidupnya berjalan begitu biasa—tak istimewa. Selalu digambarkan sempurna, justru kebalikannya. Mengisi dengan cerita yang paling berwarna. Paling menyenangkan. Paling penuh tawa. 

Terlahir jadi pemeran menyesatkan di kehidupannya sendiri. Karakter serupa potret sebagian besar manusia di dunia nyata, manusia amnesia yang terlampau amatir, yang sering kalah dan mengalah.

Rayap-rayap patah hati kini lebih dari sebuah cerita tak bermakna yang mengendap di kepala, tentang hal-hal yang kini tak berguna apa-apa. 

Berkali-kali pergi. Berpuluh-puluh gagal. Tak ingin menjadi pihak yang mengecewakan. Ingin sendiri saja untuk waktu yang lama. Ingin mengubur diri dari riuhnya isi semesta. Bukan tanpa sebab ataupun sengaja. Benar adanya. 

Bersikeras menjauhi pijak, menghapus segala jejak. Sejak detik itu, rasanya lebih suka tertimpa hujan daripada harus meneduh pada ramah kebohongan yang berpemilik.

Tulisan ini terlahir dengan sudut pandang berbeda. Selayaknya rahim, tulisan ini dilahirkan dari gabungan puluhan diksi-diksi istimewa. Tulisan ini terlahir dari sembilan belas tahun lebih. Menepi dan menjelma mengagumkan. Berdiri sendiri tanpa basa-basi dalam wujud lain dari takdir.

[Kutulis ini untuk diriku sendiri dan teruntuk teman saya Fenesia Tokael🌷]

🕊️• • •
#GadisAksara_☕

Kupang, 09 November 2022

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

23👑🎂— Renungan & Refleksi 🌹🤎🦋

|•🦋•| Catatan Perempuan; Renungan dan Refleksi Panjang untuk Usia yang Baru Hari ini aku berulang tahun ke-23.   Hari ini Gerej...