Rabu, 11 Mei 2022

Nostalgia


Ada pagi yang selalu kuingat lekat sepanjang jalan setapak menuju gereja. Kala embun masih belia: 'tempat kami berjalan dan menambat permohonan. Tempat tangan kecilku menggapai memegang ayahku, tempat kaki remajaku berlari, mengejar adik kecilku, tempat orang-orang berdoa selagi aku hampir lupa caranya' 

"Tuhan mengapa manusia bersikeras bahagia?" 

Kini, usai senyap menjauh, kuceritakan pada langit-langit; tentang isakkan yang gemercik dalam angan terjaga. 
Pelataran gereja di Kota Tua itu masih sama, mengajakku berpulang ke: 
'tempat lututku bersimpuh di bawa teduh. Tempat lenganku bebas, tak lagi kebas. Tempat kakiku mengejar sisa-sisa pijar, tempat doa-doa menguara bersama silam terbakar. Tapi, tertambat di benak, di dongeng anak, di sajak-sajak' 

"Tuhan, barulah dalam rengkuh-Mu, kami bisa bahagia." 

//Larantuka Kota Tua 
//Gereja Katedral Renha Rosari Larantuka 

#GadisAksara_☕

[Bumi, 11 Mei 2022; rumah, tempat berpulang paling nyaman. Biar kaki memijak di tanah rantau, tapi Hati masih mengukuh pada Nagi Tanah:] 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

23👑🎂— Renungan & Refleksi 🌹🤎🦋

|•🦋•| Catatan Perempuan; Renungan dan Refleksi Panjang untuk Usia yang Baru Hari ini aku berulang tahun ke-23.   Hari ini Gerej...